Selasa, 02 November 2010

Terjadi bencana karena manusia

Karena Kemaksiatan
dan Sistem yang Batil
Terkait bencana banjir dan
yang serupa, di dalam al-
Quran Allah SWT tegas
menyatakan bahwa
berbagai kerusakan di
daratan dan di lautan
lebih banyak disebabkan
karena kemaksiatan
manusia:
َرَهَظ ُداَسَفْلا يِف
ِّرَبْلا ِرْحَبْلاَو اَمِب
ْتَبَسَك يِدْيَأ ِساَّنلا
مُهَقيِذُيِل َضْعَب
يِذَّلا اوُلِمَع
ْمُهَّلَعَل
َنوُعِجْرَي ﴿٤١﴾
Telah tampak kerusakan
di daratan dan di lautan
karena ulah
(kemaksiatan) manusia
supaya Allah menimpakan
kepada mereka sebagian
akibat perbuatan mereka
agar mereka kembali (ke
jalan yang benar) (QS ar-
Rum [30]: 41).
Kemaksiatan terbesar
tentu saja saat hukum-
hukum Allah SWT
dicampakkan manusia,
tidak diterapkan dalam
kehidupan. Saat manusia
berpaling dari syariah-
Nya, maka kesempitan
hiduplah yang bakal
mereka rasakan, di
antaranya ditimpa
berbagai bencana yang
menimpa mereka (Lihat:
QS Thaha [20]: 124).
Solusi Islam
Pertama: terkait korban
Banjir Wasior, Pemerintah
serta semua elemen
masyarakat harus segera
memberikan
bantuan. Kedua:
Pemerintah segera
mengoreksi kebijakan
pengelolaan alam di
Papua Barat dan di
Indonesia secara
keseluruhan yang lebih
berkeadilan dan ramah
sosial dan ramah
lingkungan hidup. Ketiga:
Pemerintah segera
mencabut perizinan-
perizinan yang telah
diberikan yang berpotensi
meningkatkan bencana
ekologis dan konflik
dengan penduduk
lokal. Keempat:
Pemerintah segera
merumuskan model
pembangunan di Papua
yang lebih berpihak pada
kepentingan mayoritas
rakyat secara merata,
termasuk masyarakat
penduduk lokal yang
selama ini diabaikan.
Lebih dari itu, harus selalu
disadari, ketakwaan
adalah sumber
keberkahan. Sebaliknya,
kemaksiatan adalah
sumber bencana; baik
kemaksiatan dalam
bentuk pengrusakan
lingkungan (pembalakan
hutan secara liar, dsb),
atau kemaksiatan yang
lebih besar lagi, yakni
pengabaian syariah Islam.
Semua kemaksiatan itu
akan menjadi faktor
penyebab berbagai
bencana yang menimpa
umat secara keseluruhan,
tidak hanya menimpa
para pelaku kemaksiatan
saja (QS al-Anfal [8]: 25).
Maka dari itu, berbagai
bencana yang datang silih
berganti sejatinya
mendorong para
penguasa dan rakyat
negeri ini untuk segera
mencampakkan berbagai
kemaksiatan mereka
kepada Allah SWT, lalu
bersegera menerapkan
syariah-Nya
secara kaffah dalam
semua aspek kehidupan.
Itulah bukti sejati
ketakwaan mereka dan
itulah jalan keberkahan
hidup mereka,
sebagaimana firman-Nya:
ْوَلَو َّنَأ َلْهَأ
ٰىَرُقْلا اوُنَمآ
اْوَقَّتاَو اَنْحَتَفَل
مِهْيَلَع ٍتاَكَرَب َنِّم
ِءاَمَّسلا ِضْرَأْلاَو
Sekiranya penduduk
negeri-negeri beriman dan
bertakwa, pastilah Kami
akan melimpahkan
kepada mereka berkah
dari langit dan bumi (QS
al-A’raf [7]: 96).